Plantation Team

Kami siap menyongsong swasembada Gula Nasional

Pembangunan Pabrik PT. GMM-Blora

Pembangunan pabrik PT. GMM Blora didirikan sejak tahun 2012 sebagai sumbangsih kami pada SWASEMBADA gula Nasional

PT. Gendhis Multi Manis (GMM) Blora

Sumbangsih Kami pada Swasembada Gula Nasional

Kerjasama BRI dan PT. GMM dalam bentuk program KKPE-BRI

Terima kasih kepada BRI atas kepercayaan dan pelayanan yang tulus kepada PT. GMM dan para petani plasma-nya

Single Bud Planting menggunakan Polybag

PG Blora mempersiapkan 1.500.000 bibit tebu unggul dengan sistem Single Bud Planting (SBP)

Tampilkan postingan dengan label BULULAWANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BULULAWANG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

BULULAWANG (BL)

Asal Usul
·        Varietas lokal dari Bululawang-Malang Selatan
·         SK PELEPASAN Menteri Pertanian nomor 322/Kpts/SR.120/5/2004 tanggal  12 Mei 2004
Potensi produksi
·         Hasil tebu     : 943 ku/ha
·         Rendemen    :  7,51 %
BULULAWANG (BL)
12

Sifat-sifat agronomis
·         Perkecambahan lambat
·         berbunga sedikit - banyak
·         Diameter batang sedang-besar
·         Kemasakan : tengah lambat (TL)

Kesesuaian terhadap Tipologi dan Pola tanam
1.        Tipologi                : RPL (tanah ringan, berpengairan, drainase lancar) dan RHL (tanah ringan, tadah hujan, drainase lancar)
2.       Pola tanam           :                                    1 (Juli-Agustus) dan 2 (September-Oktober)
3.        Kesesuaian tebang :                                                           Juli - Oktober

Ketahanan terhadap hama penyakit
1.        Hama        :    peka terhadap penggerek pucuk dan penggerek batang
2.       Penyakit    :    peka blendok, moderat pokahbung, tahan luka api dan mosaik.
Data teknis pengembangan
·         Varietas BULULAWANG (BL) merupakan hasil pemutihan varietas yang ditemukan pertama kali di wilayah Kecamatan Bululawang, Malang Selatan.
·         BL lebih cocok pada lahan-lahan ringan (geluhan/liat berpasir) dengan sistem drainase yang baik dan pemupukan N yang cukup. Sementara itu pada lahan berat dengan drainase terganggu tampak keragaan pertumbuhan tanaman sangat tertekan. BL tampaknya memerlukan lahan dengan kondisi kecukupan air pada kondisi drainase yang baik. Khususnya lahan ringan sampai geluhan lebih disukai varietas ini dari pada pada lahan berat.
·         BL merupakan varietas yang selalu tumbuh dengan munculnya tunas-tunas baru atau disebut sogolan. Oleh karena itu potensi bobot tebu akan sangat tinggi karena apabila sogolan ikut dipanen akan menambah bobot tebu secara nyata.
·         Kadar sabut 13-14%.

Sumber: http://varietastebupasuruan.blogspot.com/2011/06/bululawang-bl.html