Plantation Team

Kami siap menyongsong swasembada Gula Nasional

Pembangunan Pabrik PT. GMM-Blora

Pembangunan pabrik PT. GMM Blora didirikan sejak tahun 2012 sebagai sumbangsih kami pada SWASEMBADA gula Nasional

PT. Gendhis Multi Manis (GMM) Blora

Sumbangsih Kami pada Swasembada Gula Nasional

Kerjasama BRI dan PT. GMM dalam bentuk program KKPE-BRI

Terima kasih kepada BRI atas kepercayaan dan pelayanan yang tulus kepada PT. GMM dan para petani plasma-nya

Single Bud Planting menggunakan Polybag

PG Blora mempersiapkan 1.500.000 bibit tebu unggul dengan sistem Single Bud Planting (SBP)

Tampilkan postingan dengan label PS 864. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PS 864. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2014

PS 864

Asal Usul
·        PS 864 merupakan hasil persilangan PR 1117 Polycross pada tahun 1986 dari nomor seleksi PS 86-10029
·         SK PELEPASAN Menteri Pertanian nomor 56/Kpts/SR.120/1/2004 tanggal  16 Januari 2004
Potensi produksi
·         Hasil tebu     : 1449 ku/ha
·         Rendemen    :  8,94 %
PS 864
6

Sifat-sifat agronomis
·         Perkecambahan baik
·         Berbunga sporadis
·         Diameter batang sedang
·         Kerapatan batang : rapat (> 10 batang per m)
·         Kemasakan : tengah lambat (TL)

Kesesuaian terhadap Tipologi dan Pola tanam
1.         Tipologi                        : BPL (tanah berat, berpengairan, drainase lancar); BPJ (tanah berat, berpengairan, drainase jelek); BHL (tanah berat, tadah hujan, drainase lancar); BHJ (tanah berat, tadah hujan, drainase jelek); RPJ (tanah ringan, berpengairan, drainase jelek) dan RHL (tanah ringan, tadah hujan, drainase lancar)
2.        Pola tanam                  : 1 (Juli-Agustus) dan 2 (September-Oktober)
3.         Kesesuaian tebang :    Juli-Oktober

Ketahanan terhadap hama penyakit
1.       Hama        :    agak tahan terhadap hama penggerek pucuk
2.      Penyakit    :    tahan terhadap mosaik, blendok, pokahbong, agak tahan terhadap luka api.

Data teknis pengembangan
·         Perkecambahan varietas ini sangat baik dengan anakan yang serempak, klentekan mudah.
·         Sifat dasar pembungaan adalah sedikit atau sporadis, tetapi akan menjadi lebat apabila ditanam pada lahan-lahan marginal, terganggu drainasenya dan atau kekurangan pupuk Nitrogen (karena respon terhadap N yang sangat tinggi). Walaupun terjadi pembungaan, karena diikuti munculnya siwil sekitar 3 mata pucuk, maka proses penggabusan akan dihentikan oleh adanya siwilan tersebut.
·         kadar sabut berkisar 13%.
·         PS 864 menunjukkan tingkat toleransi kekeringan yang lebih tinggi dibandingkan PS 851. Untuk daerah tegalan dengan pola tanam awal penghujan varietas ini akan cocok dikembangkan.